Senin, 13 Juli 2015

Bagaimana Jika Tak Ada Hari Esok

  Bagaimana Jika Tak Ada Hari Esok


Bila Aku tahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu terlelap tidur, Aku akan menyelimutimu dengan lebih rapat dan berdoa kepada Tuhan agar menjaga jiwamu.
Bila Aku tahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu melangkah keluar pintu, Aku akan memelukmu erat dan menciummu dan memanggilmu kembali untuk melakukannya sekali lagi.
Bila Aku tahu ini akan menjadi terakhir kalinya kudengar suaramu memuji, Aku akan merekam setiap kata dan tindakan dan memutarnya lagi sepanjang sisa hariku.
Bila Aku tahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit, Untuk berhenti dan mengatakan “Aku mencintaimu” dan bukannya menganggap kau sudah tahu.
Jadi untuk berjaga – jaga seandainya hari esok tak pernah datang dan hanya hari inilah yang kupunya, Aku ingin mengatakan betapa aku sangat mencintaimu dan kuharap kita takkan pernah lupa.
Esok tak dijanjikan untuk siapapun, baik tua maupun muda. Dan mungkin hari ini akan menjadi kesempatan terakhirmu untuk memeluk erat orang tersayangmu.
Jadi, bila kau sedang menantikan hari esok, mengapa tak melakukannya sekarang?
Karena jika esok tak pernah datang, kau pasti akan menyesalinya.
Saat kau tidak meluangkan waktu untuk memberikan sebuah senyuman, ciuman atau pelukan . Dan saat kau terlalu sibuk untuk memberi seorang yang ternyata merupakan permintaan terakhir mereka.
Jadi, dekap eratlah orang – orang tersayangmu hari ini dan bisikkan di telinga mereka, bahwa kau sangat mencintai mereka dan kau akan selalu menyayangi mereka.
Luangkan waktu untuk mengatakan “Aku menyesal”, “Maafkan aku”, Terima kasih”, atau “aku tidak apa-apa”
Dan jika esok tak pernah datang, kau takkan menyesali hari ini.
[Norma Cornett Marek ~ 1989]

Cerita Motivasi kehidupan ini menceritakan bagaimana pentingnya kasih sayang dalam kebersamaan, karena kita tidak pernah tahu kapan kita dan orang orang yang kita sayang akan meninggal dunia.  selagi kita masih hidup, luangkan lah waktu mu untuk orang – orang yang kamu sayangi.

Siput dan Katak

 Siput dan Katak

seekor siput selalu memandang sinis kepada seekor katak. Sampai suatu ketika, katak yang merasa risih dan hilang kesabaran akhirnya menghampiri dan bertanya ke siput.
Katak : “Hai tuan Siput, apa saya telah melakukan kesalahan, sehingga kamu begitu membenci saya?”
Siput : “Kalian para katak memiliki empat kaki dan kalian bisa melompat sesuka kalian kesana dan kemari, Sedangkan saya harus merangkak di tanah dan membawa cangkang yang berat ini, jadi saya merasa sedih dan iri.”
Katak : “Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak).”
Dan seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka, siput dengan cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang.

Cerita Motivasi ini mengajarkan kita untuk menikmati kehidupan, tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. setiap makhluk punya kelebihan dan kekurangan nya masing masing seperti siput dan katak. siput memang lambat tapi dia punya cangkang yang dapat melindunginya dari pemangsa. dan katak bisa melompat, tapi dia tidak punya cangkang yang dapat melindungi dirinya.  keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan. Lebih baik pikirkanlah apa yang kita miliki. Hal tersebut akan membawakan lebih banyak rasa syukur dan kebahagiaan bagi kita sendiri.

Ya Ampun! Anak SD Ikut Pilkada di Yahukimo

Ya Ampun! Anak SD Ikut Pilkada di Yahukimo : KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Kabupaten Yahukimo...